Dua kepala dalam satu badan

Saudara kembar siam atau kembar dempet selalu menarik dan membuat kita penasaran. Gak banyak dari mereka yang bertahan hidup dalam waktu lama, untungnya teknologi kita saat ini bisa membantu memisahkan mereka. Namun mereka yang gak bisa “terbebas” dari saudaranya harus melewati banyak hal bersama saudaranya seiring mereka tumbuh dewasa. Bagaimana mereka mengatur hal sederhana seperti pergi ke kamar kecil, makan, tidur ataupun pergi berbelanja? Tapi pertanyaan yang paling sering diajukan adalah apa yang terjadi ketika mereka berhubungan seks? Ketika kamu gak bisa terpisah dari saudaramu, bagaimana caramu berhubungan seks? Semua tergantung bagaimana dan di mana mereka berdempet dan 4 saudara kembar dempet ini akan menceritakan kisah mereka!

Beberapa data statistik terkait

Kembar siam atau kembar dempet itu cukup langka. Tercatat 1 dari 200.000 jiwa, bayi terlahir berdempet dengan saudaranya. Itu hanya setengah dari anak terlahir berdempet, yang lainnya meninggal saat atau sebelum lahir. Mayoritas mereka yang terlahir kembar dempet gak bisa hidup dalam waktu lama. Hanya 15% dari kembar dempet yang berhasil melewati masa anak-anak. Anak kembar dempet itu tercipta ketika sebuah sel telur itu dibuahi tapi gak sepenuhnya memisah seperti yang terjadi pada kasus kembar identik.

Kembar dempet cenderung lebih bisa bertahan hidup jika mereka berjenis kelamin perempuan.

“Dua orang yang gak akan bisa mendapatkan privasi untuk mandi, buang air, berhubungan seks maupun makan itu di luar imajinasi kita sebagai orang dengan kondisi normal.”

Waktu romantis yang harus dijalani.

Jadi untuk anak kembar dempet yang gak bisa dipisahkan dan berhasil tumbuh menjadi dewasa, akan ada banyak tantangan, termasuk berpacaran, jatuh cinta dan berhubungan seks. Tergantung dengan bagaimana atau di mana letak mereka berdempet, mereka bisa jadi memiliki hanya satu kelamin ataupun dua kelamin, jadi aturannya berbeda untuk setiap orang. Namun 4 saudara kembar dempet ini bersedia berbagi kisah mereka!

1. Si kembar siam.

Dua dari kembar dempet yang terkenal adalah Chang dan Eng Bunker. Mereka terlahir berdempet di pinggang, berbagi satu organ hati dan kulit yang sama. Mereka berdua memiliki alat kelamin masing-masing. Mereka bisa saja dibantu untuk dipisahkan dengan teknologi sekarang, tapi mereka gak bisa mendapatkannya di era mereka. Jadi mereka harus berusaha hidup senormal mungkin.

Chang dan Eng masing-masing menikahi istri mereka yang gak kembar dempet. Chang memiliki 10 anak dengan istrinya sedangkan Eng punya 12 anak dengan istrinya. Mereka benar-benar melaksanakan tugas mereka sebagai suami. Di waktu itu, kembar siam selalu ditolak dalam urusan legalitas pernikahan karena orang-orang takut membayangkan bagaimana mereka berhubungan seks. Namun Chang dan Eng mendobrak aturan tersebut.

2. Variabilitas.

Hal pertama yang perlu disadari tentang kembar dempet adalah gak ada jawaban tentang bagaimana rasa mereka. Setiap pasang kembar dempet itu berdempet di tempat yang berbeda, beberapa dari mereka hanya memiliki satu buah alat kelamin untuk berbagi bersama.

Abby dan Brittany Hensel berbagi tubuh yang sama dengan organ yang berbeda masing-masing, tapi memiliki kepala yang sepenuhnya terpisah. Masing-masing dari mereka memiliki tulang belakang jadi mereka bisa mengontrol setengah tubuh mereka. Mereka hanya memiliki satu kelamin untuk berbagi bersama yang menurut medis masing-masing dari syaraf mereka hanya bisa merasakan tiap setengah dari alat kelamin tersebut di kanan atau kiri. Rasanya? Ya bayangkan saja di bagian mana yang tersentuh maka akan dirasakan oleh “kepala” yang berbeda.

3. Gak cukup data.

Karena hanya sedikit pasang kembar dempet yang berhasil melewati masa anak-anaknya, maka gak cukup informasi tentang seksualitas kembar dempet hingga bisa ditarik kesimpulan, tapi memang ada pasangan kembar dempet yang sukses dalam hubungan cinta mereka. Sebagian besar kembar dempet memiliki alat kelamin masing-masing yang terpisah, jadi satu orang bisa merasakan punyanya sendiri.

Millie dan Christina McCoy ditolak dalam urusan legalitas pernikahan dan dipaksa untuk tampil di pertunjukan sirkus setempat. Violet dan Daisy Hilton juga memiliki kisah yang serupa, tapi mereka berhasil kabur dari sirkus. Mereka secara konstan ditolak legalitas pernikahannya sampai akhirnya Daisy berhasil memperjuangkan haknya. Mereka berhubungan seks dengan pandangan salah satunya ditutupi ketika yang lainnya sedang melakukannya, mengingat bahwa mereka memiliki alat kelaminnya sendiri-sendiri.

4. Kisah menyedihkan tentang Violet dan Daisy.

Hilton bersaudara terlahir berdempet di pinggang seperti Chang dan Eng jadi mereka memiliki alat kelamin masing-masing yang terpisah. Keduanya menikah pada suatu masa yang berdekatan, tapi kedua suaminya itu ternyata sama-sama gay, sehingga pernikahannya gak berlangsung lama, karena kedua suaminya justru menemukan kepuasan seksual satu sama lain ketika mereka harus berhubungan dengan pasangan kembar dempet Hilton bersaudara ini.

Sepanjang pertunjukan langsung di tahun 1961, manager mereka membuang mereka di Charlotte, Carolina Utara. Mereka harus melakukan pekerjaan di pasar di kota tersebut dan menetap di sana selama beberapa tahun. Ketika mereka gak muncul untuk bekerja, bos mereka meminta polisi untuk mengecek mereka. Ternyata sepasang kembar siam ini meninggal karena flu, salah satunya meninggal beberapa hari sebelum yang lainnya meninggal.

Sudah terbayang bagaimana rasanya kembar dempet bersaudara berhubungan seks? Bagi kita yang selalu butuh privasi dalam banyak hal pasti susah menerimanya ya. Maka dari itu bersyukurlah karena kita dilahirkan masih terbilang normal sebagai satu pribadi utuh terlepas seperti apapun kondisinya.

(idntimes/seksualitas)