Kita mungkin tidak terbiasa melihatnya, tapi rambut ketiak memang memiliki tujuan dan beberapa wanita millenial turun kejalan dan mengadakan aksi solidaritas untuk membiarkan rambut ketiak tumbuh.

Menurut lembaga riset Mintel, antara tahun 2013 dan 2016, 18 persen wanita berusia antara 16 dan 24 berhenti mencukur rambut ketiak mereka dan 7 persen berhenti mencukur kaki mereka.

Dan buktinya ada dalam penjualan. Antara tahun 2015 dan 2016, penjualan di industri hair removal telah turun setidaknya lima persen, The New York Times melaporkan.

“Pola dan trend clean eating ada di balik beberapa perubahan itu,” Roshida Khanom, direktur asosiasi kecantikan dan perawatan pribadi Mintel, mengatakan. “Mereka khawatir menyebabkan iritasi dari kulit mereka karena produk ini.”

Tapi bukan berarti wanita millenial tidak belanja untuk produk kecantikan. “Kami juga melihat bahwa mereka melakukan hal-hal lain – jadi 29 persen wanita millenial yang tidak cukur rambut ketiak mengatakan, bahwa mereka menambahkan langkah-langkah untuk rutinitas perawatan kulit mereka,” lanjut Khanom.

“Clean eating” atau pola makan bersih dan juga meningkatnya tren kesehatan berarti merubah pola belanja kosmetik yang mengandung bahan-bahan alami . Menurut Mintel, 53 persen wanita mengatakan mereka hanya membeli produk dengan bahan alami, dan mencukur rambut ketiak dianggap tidak alami dan memang produk yang mematikan bulu ketiak atau bulu yang lain faktanya memang tidak alami.

Meskipun terjadi pergeseran penampilan alami, 83 persen perempuan berusia antara 16 dan 24 tahun memang merasakan ada tekanan dan risih untuk mengangkat atau mencabut rambut dan bulu-bulu di tubuh, Refinery 29 mengungkapkan.

Apalagi banyak selebriti yang berhasil menumbuhkan rambut ketiak mereka dan enjoy dengan penampilan itu, termasuk putri terakhir Madonna Lourdes, dan aktris Lola Kirke, yang dengan bangga menampilkan rambut ketiaknya di Golden Globe Awards 2017.

Michele Rodriguez

Apakah kamu mencukur ketiakmu atau tidak, lakukan saja yang terasa enak dan alami untukmu.

(huffingtonpost/seksualitas)