Saat menginjak usia pubertas, kadar hormon androgen pada tubuh meningkat. Hal tersebut membuat bulu-bulu halus pada tubuh, termasuk bulu kemaluan, menjadi lebih tebal. Sebagian orang, terutama kaum wanita, kerap terganggu dengan kehadirannya dan memutuskan untuk mencukur bulu kemaluannya.

Meskipun ada penjual jasa waxing bulu, termasuk bulu kemaluan tapi tak sedikit orang yang merasa terganggu atau canggung bila area privatnya dilihat atau disentuh orang lain. 

Selain karena merasa canggung memakai jasa wax, menggunakan jasa mereka juga perlu tambah budget. Beberapa orang memilih untuk mencukur sendiri atau membiarkannya tumbuh membelantara.
Mencukur bulu kemaluan jika asal-asalan bisa menimbulkan rasa sakit! Seperti terluka karena pisau, tumbuh bisul atau jerawat, bulu kemaluan tumbuh ke dalam dan merasa gatal karena iritasi.

Nahhh… Untuk menghindari hal itu, kamu harus melakukannya dengan cara yang benar, ini dia hal-hal yang perlu kamu perhatikan ketika mencukur bulu kemaluan:


Pemilihan Alat Cukur

Ada dua jenis alat cukur yaitu manual dan elektrik. Namun sebaiknya pilih alat cukur manual. Mengapa demikian? Alat cukur manual memiliki desain yang dapat menjangkau area intim kamu secara mendalam. 


Kamu pun bisa mengontrol gerakan pisau cukur secara perlahan agar tidak melukai area intim yang tidak ditumbuhi bulu. Jika memakai alat cukur elektrik, Kamu harus memilih model yang sesuai dengan kontur tubuh Kamu. Selain itu, hasilnya tidak akan bisa sebagus dengan alat cukur manual. Selain itu, para ahli juga menyarankan untuk memakai alat cukur sekali pakai agar terjaga ketajamannya dan kulit terhindar dari infeksi bakteri. Hindari memakai alat cukur yang pernah dipakai oleh orang lain.

Gunakan Krim Cukur

Saat mencukur, oleskan krim cukur khusus wanita. Sebaiknya pilih yang mengandung pelembap untuk mencegah kulit menjadi kering. 


Penggunaan krim sangat penting agar pisau cukur tidak melukai kulit Kamu. Hindari memakai krim yang mengandung alkohol karena zat tersebut bisa mengiritasi kulit.

Cara Mencukur

Sebelum mencukur, gunting terlebih dahulu bulu kemaluan agar lebih mudah saat proses pencukuran. Setelah agak menipis, tarik kulit kamu, lalu cukur bulu dimulai dari akarnya secara satu arah (dari atas ke bawah). Hindari mencukurnya dari arah yang berlawanan seperti dari bawah ke atas atau kiri ke kanan.

Diamkan Kulit

 Usai mencukur, bersihkan area dan jaga agar tetap kering. Hindari memakai krim, gel, minyak atau apa pun pada kulit. Pemakaian produk tersebut bisa menyumbat folikel atau akar bulu.
Selain memakai alat cukur, menghilangkan bulu kemaluan juga bisa dilakukan dengan krim penghilang bulu. Kamu cukup mengoleskan krim pada area yang diinginkan lalu setelah beberapa menit, usap memakai handuk. Seketika bulu-bulu akan rontok. Namun, ada beberapa orang yang sensitif ketika bersentuhan dengan zat kimia pada krim ini. Ada baiknya, lakukan tes kulit terlebih dahulu sebelum memakai metode ini.

Info Tambahan

Info lain yang perlu kamu ketahui soal mencukur bulu kemaluan adalah, secara medis tidak ada keuntungan mencukur habis bulu kemaluan kamu selain untuk estetika. Mencukur habis bulu kemaluan kamu justru memberikan efek negatif, silakan baca Jangan Cukur Habis Bulu Kemaluan! Ini Sebabnya.

(Seksualitas)