Bagi banyak wanita di awal usia 20 tahunan, seks merupakan sebuah kenikmatan duniawi. Di masa ini libido wanita sedang berada di puncak, sehingga mudah sekali dirangsang. Fantasi seks pun mulai berkembang.

“Ini adalah normal karena wanita memiliki gairah seks yang tinggi di usia muda,” ujar pakar hubungan Terri Orbuch, Ph.D.

Namun hal ini sayangnya tidak akan berlangsung sepanjang masa. Secara perlahan kehidupan seksual wanita akan menurun seiring pertambahan umur. Namun bukan berarti hal ini akan membuat kehidupan seks wanita menjadi semakin buruk.

Usia 20-an

Di usia ini banyak wanita memiliki rasa percaya diri yang tinggi pada kehidupan seksualitasnya. Mereka merasa yakin jika bisa menyaingi stamina pasangannya di atas ranjang. Bahkan, mereka juga dapat membuat pasangannya pasrah ketika bercinta.

Menurut Orbuch, hal ini dikarenakan wanita masih mencari tahu tentang gairah seks. Bagaimana cara membicarakannya, bagaimana cara menumpahkan gairah seks hingga cara mencapai orgasme.

Usia 30 dan 40

Usia 30-an

Ini adalah dekade ketika kebanyakan wanita menemukan kenyamanan seks bersama pasangannya, menurut Orbuch. Apa pun yang ada di dalam diri pasangan mereka cenderung lebih terbuka dan menerima.

Perbedaan fisik kini tak lagi jadi masalah, begitu juga dengan stamina pasangannya yang mulai menurun. Aktivitas seks hanya semata untuk solusi menjaga keharmonisan hubungan dan kesehatan.

Usia 40-an

Hasrat seksual wanita akan mulai menurun di usia ini. Semuanya akan terpecah dengan tanggung jawabnya sebagai seorang ibu. Banyaknya aktivitas harian membuat wanita tidak tertarik untuk melakukan seks.

Namun di sisi lain, di masa ini wanita juga ingin memiliki orgasme yang tinggi seperti usia muda. Untuk mendapatkannya, sebaiknya Anda meluangkan waktu untuk bersantai di kamar tidur bersama pasangan atau dengan mainan seks.

(liputan6/seksualitas)