Sunat (circumcision) adalah sebuah istilah memotong kulit terluar kelamin pria. Ritual sunat sudah dilakukan dari masa prasejarah, terlihat dari bukti-bukti relief di gua yang berasal dari zaman batu di Saqqara, Mesir pada 2300 SM, bahkan telah dilakukan X-ray terhadap mumi bahwa ritual sunat telah dilakukan sejak 4000 SM. Sampai sekarang belum dipastikan alasan manusia pra sejarah melakukan ritual sunat, teori-teori memperkirakan tujuan sunat sebagai bentuk persembahan kepada yang maha kuasa, atau bentuk ritual peralihan seorang anak menuju dewasa untuk menunjukan kedewasaannya, dan dipercaya bahwa sunat merupakan langkah untuk mengembalikan kealamian tubuh.

Relief Nocropolis di Saqqara, Mesir.

Namun, semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan sains, semakin terbukalah pengetahuan mengenai kesehatan dan hubungannya dengan ritual sunat. Para pembaca mungkin banyak yang beralasan melakukan sunat karena perintah dari agama atau budaya tempat kalian dibesarkan, ternyata ritual sunat ini penting sekali dilakukan dan memiliki banyak manfaat positif bagi kesehatan dan juga kegiatan seksualitas anda. Berikut ini manfaat sunat bagi pria;

  1. Mencegah Infeksi

    Pada tahun 1980-an dilaporkan bahwa pria yang tidak disunat, memiliki resiko infeksi saluran kencing 10-20 kali lebih besar dari pria yang disunat, dalam jurnal ilmu pengetahuan kesehatan anak (pediatrik) juga dikatakan bahwa, sunat dapat mengurangi resiko tertular dan menularkan penyakit infeksi menular sebesar 50%. Meskipun begitu, sunat belum menjadi suatu ritual wajib yang harus dilakukan, karena masih sangat bersinggungan dengan etik reliji dan kebudayaan -tiap daerah yang berbeda.

  2. Mencegah Kanker

    Kelenjar penis menghasilkan sekresi alami kulit mati dan minyak yang berkumpul di balik kulup penis, dan kotoran ini biasa disebut smegma. Smegma bersifat karsinogen, atau memicu kanker dan dapat menimbulkan kanker baik pada penis atau leher rahim pasangan. Smegma akan sulit dibersihkan pada penis yang belum disunat.

  3. Lebih nikmat dalam persenggamaan

    Penis yang sudah disunat, akan lebih bersih dan tidak repot digunakan ketika berhubungan seks karena tidak perlu menggeser kulit penutup kepalanya. Berdasarkan forum pembicaraan mengenai bedanya seks dengan pria yang sudah disunat dan yang belum disunat, sebagian besar wanita mengatakan lebih nikmat berhubungan seks dengan pria yang sudah disunat dibandingkan dengan pria yang belum disunat, alasannya, kepala penis lebih terasa. Bagi pria, mereka pun mengatakan lebih nikmat berhubungan seks setelah disunat, karena kepala penis lebih sensitif dan mudah dalam penetrasi.

Bagaimana menurut pembaca di sini yang sudah mengalami?

(Seksualitas)